Kesukaan shaiyah

Loading...

Kamis, 27 Oktober 2011

Rekor Sebelumnya

Dipegang oleh Intel Celeron 352 (CedarMill)

Rakus, Ikan Besar Mati Saat Telan Lele

Dengan deretan gigi tajam dan insting sebagai predator, ikan Pike jarang menemukan lawan sepadan di air tawar.

Berada di jajaran atas rantai makanan, Pike memangsa apapun, serangga, ikan, katak, bahkan menelan bebek hidup-hidup.

Namun, entah karena terlalu percaya diri, putus asa, atau memang tamak, ikan seberat 5,4 kilogram itu mencoba menelan bulat-bulan seekor lele. Namun, akibatnya fatal, ia mati.

Pike sepanjang satu meter itu ditemukan mengambang di permukaan tambak perikanan Suffolk, dalam kondisi lele seberat 1,3 kilogram terjebak di tenggorokannya. Diduga ia mati tersedak saat berusaha menelan mangsanya. Padahal, diketahui Pike tersebut telah berkeliaran di kolam tersebut sejak 10 tahun terakhir.

Dr Bruno Broughton, penasihat ilimiah untuk Klub  Pike Anglers di Inggris mengatakan, Pike tersebut telah tersedak sampai mati. Sebab, lele mangsanya mencegah oksigen masuk ke insangnya. "Ikan Pike tak akan bisa bernafas. Ia makan, tapi tak bisa menelannya.

Broughton mengakui, kejadian seperti ini jarang. Sebab, biasanya Pike akan melepaskan ikan yang terlalu besar bagi mulutnya. "Pasti ada sesuatu dalam interaksi antara kedua ikan ini, yang menyebabkannya menjadi tersangkut seperti itu. Ini sangat jarang."

Sementara, David Walker, pemilik Hermitage Fisherie mengaku, ia mendapat peringatan tentang keberadaan 'ikan mengerikan' di dalam perairan.

Saat menyelidiki apa sebenarnya yang dimaksud, Walker mengaku terkejut. "Aku kaget melihat ikan besar degan kondisi tercekik ikan yang lebih keci," kata dia.

Secara terpisah, David Plampin, sekretaris kelompok pancing, Bury St Edmunds Angling mengatakan, insiden seperti itu nyaris tak pernah tedengar. "Pike diketahui memangsa bebek dan ikan seberat setengah kilogram, tak pernah mangsa sebesar itu," kata dia

Steve Jobs Pernah Bersumpah Hancurkan Android



Sistem operasi Android saat ini menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan dan menguasai pasar smartphone dunia. Penjualan smartphone berbasis Android unggul tipis atas penjualan smartphone yang diproduksi Apple, iPhone.

Tapi, pendiri Apple Steve Jobs menganggap Android merupakan produk curian. Bahkan Steve Jobs pernah bersumpah akan mempersembahkan seluruh hidupnya hingga nafas terakhir untuk menghancurkan Android.

Hal ini terungkap dalam buku biografi Steve Jobs yang ditulis oleh bekas eksekutif Time, Walter Isaacson. 

Kisah ini bermula saat Steve Jobs menceritakan hubungannya dengan petinggi Google Eric Schmidt, yang juga mantan dewan petinggi Apple dari 2006 - 2009. Schmidt kemudian mengundurkan diri dari Apple saat Apple dan Google dengan Android-nya mulai bersaing ketat di pasar penjualan smartphone.

Isaacson menulis, Steve Jobs sangat marah ketika HTC memperkenalkan ponsel berbasis Android pertamanya di tahun 2010. Apalagi, Steve Jobs mengetahui kalau Android dengan bangganya diperkenalkan sebagai produk yang ternyata menggunakan sejumlah fitur yang sama dengan iPhone.

"Saya akan mempersembahkan hidup saya, hingga nafas terakhir bila perlu, dan saya akan menghabiskan semua sen dari kekayaan Apple sebesar US$40 miliar di bank, untuk memperbaiki kesalahan ini," ucap Steve Jobs, yang ditulis Isaacson di biografinya.

"Saya akan hancurkan Android karena itu merupakan produk curian. Saya akan memulai perang nuklir karena ini," lanjut Jobs.

Dalam sebuah pertemuan di sebuah kafe di Palo Alto, California, Jobs kemudian bertemu dengan Eric Schmidt. Tapi, buku ini menuturkan, Jobs berkata kepada Schmidt kalau dia tidak tertarik untuk mengajukan gugatan. Pertemuan itu pun berlangsung tanpa hasil.

"Saya tidak mau uang kalian. Jika kalian menawarkan saya US$ 5 miliar pun, saya tidak menginginkannya. Saya punya banyak uang. Saya ingin kalian menghentikan menggunakan ide kami di Android, itu yang saya inginkan," ujar Jobs.

Steve Jobs kemudian mengundurkan diri dari jabatan CEO Apple pada 24 Agustus 2011. Enam minggu setelah mengundurkan diri, Steve Jobs kemudian meninggal akibat kanker pankreas yang didirikannya.

Namun, hingga sekarang Apple dan Google belum memiliki kasus hukum terkait Android. Walau begitu, Apple masih terlibat sejumlah kasus hukum akibat perseteruannya dengan Samsung, salah satu produsen smartphone terbesar yang menggunakan sistem operasi Android. | MacRumors | Apple Insider

Diberi Garam, Kapasitas Harddisk Melejit

Dari kabar terbaru, ternyata teknologi harddisk masih jauh dari akhir hayatnya. Bahkan tampaknya, dalam waktu dekat akan melihat peningkatan kapasitas hingga enam kali lipat dibanding kapasitas maksimal harddisk yang ada saat ini.

Menurut sejumlah peneliti asal Singapura, mereka berhasil menemukan formula untuk melipatgandakan kapasitas harddisk. Caranya ternyata sangat sederhana. Cukup menggunakan garam dapur, atau sodium chloride saja.

Peneliti dari Institute of Material Research and Engineering, Agency for Science, Technology and Research, serta National University of Singapore serta Data Storage Institute, menggunakan teknologi harddisk terkini dan melakukan satu langkah tambahan pada proses e-beam lithography saat memproduksi harddisk.

Dikutip dari A-Star, Senin 24 Oktober 2011, tujuan penambahan langkah ini adalah untuk memproduksi nanostruktur yang lebih rapi di permukaan harddisk.

Hasil akhirnya adalah nanoscopic magnetic grain (berukuran masing-masing antara 7-8 nanometer) di permukaan harddisk yang biasanya terdistribusi secara acak, di mana beberapa puluh di antaranya digunakan untuk menyimpan satu bit, oleh peneliti kini dibuat menjadi berukuran sekitar 10 nanometer, namun bisa menyimpan data lebih banyak.

Metode ini memang masih membutuhkan banyak perbaikan, karena rata-rata peneliti hanya mampu mendongkrak kapasitas simpan dari 0,5 terabit per inci persegi menjadi 1,9 terabit atau hingga 3,3 terabit per inci persegi. Namun menggunakan metode ini, data bisa menjadi sangat dipadatkan. Ini merupakan langkah awal menuju target para peneliti yakni menembus 10 terabit data per inci persegi.

Temuan ini tentunya sangat menarik untuk disimak mengingat SSD sudah semakin murah dan kapasitasnya terus meningkat. Sayangnya, SSD tidak mampu bersaing dengan harddisk dari sisi harga per GB.

Di sisi lain, saat ini pengguna komputer semakin banyak menyimpan data dibandingkan sebelumnya. Artinya, harddisk yang jauh lebih besar sangatlah penting. Tetapi, dengan segera hadirnya harrddisk berkapasitas 4TB di pasaran, setidaknya pengguna tidak perlu terlalu khawatir.

Rabu, 19 Oktober 2011

Dibuang, Kembali, Lalu Selamatkan Apple


Ia dibesarkan orangtua angkat. Masa kecilnya tidak bahagia dan ia sempat malas sekolah. Meski begitu, Steve Jobs berhasil mengatasi segala hambatan dan tantangan yang menghampirinya. Kini ia menjadi salah satu orang tersukses di industri TI dan perfilman sekaligus.
Steven Paul Jobs, atau yang lebih dikenal dengan nama Steve Jobs lahir 24 Februari 1955 di San Francisco, California. Namanya populer sebagai pendiri Apple Inc., perusahaan yang memproduksi Macintosh dan iPod. Walau begitu, perjalanan hidup dan karirnya tidaklah mulus. Di Apple ia pernah disingkirkan meski akhirnya ia kembali dan justru malah menyelamatkan perusahaan tersebut.
Steve Jobs dibesarkan oleh orang tua angkat yakni Justin dan Clara Jobs. Ketika kecil, ia mereasa sekolah merupakan kewajiban yang sangat membosankan. Untung di kelas empat Crittenden Middle School, gurunya, Imogene Hill, berhasil mengubah pandangan Steve. Ia membantu Steve dan membuatnya tertarik untuk serius belajar.
Setelah itu, kemampuan belajar Steve melesat. Bahkan sekolah memperbolehkannya meloncati kelas lima dan langsung masuk ke sekolah menengah.
Meski begitu, Crittenden Middle School bukan merupakan sekolah yang nyaman untuk Steve muda. Ia bersikeras kepada orangtuanya untuk memindahkannya ke sekolah lain. Kalau tidak, Steve mengancam untuk berhenti sekolah sama sekali.
Akhirnya luluhlah hati kedua orangtua angkat Steve. Mereka setuju. Tahun 1967, ketika Steve berumur 11 tahun ia masuk ke Cupertino Junior High School di Los Altos.
Kepindahan keluarga Steve Jobs ke Los Altos merupakan awal dari terjunnya Steve ke dunia elektronik. Di kota ini banyak engineer dan perusahaan-perusahaan elektronik yang baru berkembang.
Hal tersebut kemudian menyeret Steve Jobs untuk bersinggungan dengan elektronika. Sebentar saja, elektronika sudah menjadi hobi utamanya. Apalagi setelah ia masuk ke Homestead High tahun berikutnya.
Di Homestead High-lah pertamakali Steve secara resmi belajar elektronika. Di situ juga ia bertemu dengan Bill Fernandez, sesama penggemar elektronik. Bill kemudian memperkenalkan Steve kepada Woz, rekannya yang sangat jenius elektronika.
Woz yang usianya 5 tahun lebih tua dari Steve Jobs ini tidak lain adalah Steve Wozniak. Asal tahu saja, orang inilah yang memiliki peran penting dalam perjalanan karir Steve Jobs nantinya.
Di tahun 1972, Steve lulus dari SMA. Kedua orangtuanya bertanya pada Steve ke mana ia akan kuliah. Dengan hati mantap, Steve memilih Reed College di Portland, Oregon. Seketika itu, Justin dan Clara Jobs terhenyak. Mereka tahu sekolah tersebut adalah sekolah yang bagus. Tetapi Reed College jauh dari rumah dan salah satu sekolah termahal di seantero negeri.
Berhubung tidak mau sekolah di tempat lain, akhirnya kedua orangtua Steve mengizinkannya kuliah di situ. Meski itu berarti mereka harus menghabiskan seluruh tabungan untuk biaya kuliah.
Namun Steve hanya betah satu semester saja kuliah di sana. Alih-alih serius memperdalam fisika dan sastra Inggris yang merupakan jurusan yang ia pilih, ia malah mempelajari mistik dan kebudayaan Timur. Saat itu juga ia memutuskan untuk berhenti kuliah.
Tetapi Steve berbeda dengan anak lainnya yang berhenti kuliah karena tidak serius belajar. Ia tidak mau mengecewakan kedua orangtua angkatnya. Biarpun berhenti, Steve tidak meninggalkan Reed College. Ia tetap masuk ke kelas-kelas yang menurutnya menarik. Contohnya kelas kaligrafi.
Saat itu ia tidak punya uang. Untuk bisa tetap hidup, ia harus mencari pekerjaan. Pada tahun 1974, Steve mendapatkan pekerjaan pertamanya di Atari. Di sana ia hanya diperbolehkan bekerja di shift malam karena badannya bau dan penampilannya tidak terurus.

Karir Steve Jobs

Pendiri Apple Inc  Steve Jobs meninggal, Rabu (waktu AS) setelah pertempuran panjang dengan kanker pankreas. Berikut adalah beberapa tonggak sejarah Apple dalam dunia gadget:

1976 - Duo karib sejak SMU, Steven Wozniak dan Steve Jobs memulai Apple Computer. Produk pertama mereka, Apple I, dibangun dalam bentuk papan sirkuit. Mereka memeragakannya di "Homebrew Computer Club" di Palo Alto, California.

1977 - Apple meluncurkan Apple II. Sebuah komputer pribadi pertama dalam desain casing plastik dan grafis internal warna.

1983 - Apple Mulai menjual "Lisa", sebuah komputer desktop untuk bisnis dengan antarmuka yang legendaris. Antarmuka yang masih digunakan (prinsipnya) oleh komputer sampai hari ini.

1984 - Apple merilis debut komputer Macintosh.

1985 - Apple memecat Steve Jobs terkait pertarungan internal.

September 1997 - Jobs kembali sebagai CEO sementara di Apple setelah perusahaan itu merugi lebih dari 1,8 miliar dolar AS.

November 1997 - Jobs memperkenalkan barisan baru komputer Macintosh G3 dan website yang memungkinkan konsumen membeli langsung dari Apple.

1998 - Apple memperkenalkan komputer desktop iMac.

Cara Steve Jobs Merubah Dunia


Steve Jobs meninggal di usia 56 tahun, setelah bertahun-tahun berperang melawan penyakit kanker pangkreas. Penyakit ini juga yang menjadikan Steve Jobs mundur sebagai CEO Apple Inc, perusahaan yang didirikan dari garasi rumahnya.

Jobs meninggal dengan mewariskan sejumlah inovasi, yang ada di sejumlah produk Apple. Melalui produk Apple pula, seperti dikutip dariFortune, inilah 10 cara Steve Jobs mengubah dunia:

Desain:


Bagi Jobs, bagaimana suatu produk terlihat, memberi kesan, dan direspon publik, lebih penting ketimbang spesifikasi teknis. Karena itu jika banyak produsen PC mengejar kecepatan prosesor, Jobs lebih memilih cara cerdas lain: desain minimalis.

Salah seorang mantan pegawai Apple kemudian mengenang Jobs yang sangat peduli desain. Dalam sebuah rapat, terinspirasi dari mobil Mini Cooper, Jobs menyadari pentingnya desain yang minimalis.

"Dia akhirnya memutuskan (Mini Cooper) itu keren karena kecil. Steve mengatakan saat itu dia tahu Apple harus memiliki kualitas metal yang baik. Sebagian besar produsen komputer saat itu menggunakan plastik, tapi dia tahu bahwa semakin kecil suatu produk membutuhkan metal yang sangat, sangat baik."

Musik:

Milenium baru memungkinkan cara baru delivery di bidang musik. Ini pula yang menyebabkan konten musik mudah diunduh secara ilegal, salah satunya dengan menggunakan Napster.

Apple kemudian meluncurkan iTunes di 2003. Jasa penyedia konten digital berbayar juga menyebabkan musik dijual secara digital. Apple kemudian meluncurkan pemutar musik iPod. Sinerginya dengan iTunes menjadikan iTunes menjadi retail musik online terbesar, dengan 200 juta pengguna yang telah mengunduh lebih dari 15 miliar lagu.

Senin, 17 Oktober 2011

AMD FX Processor Takes Guinness World Record









CPU Spec
motherboard ASUS Crosshair V Formula
RAM Corsair Dominator GT 2GB
pendinginan berbasis liquid-nitrogen evaporator